Visi Keilmuan Program Studi PGSD
“Mewujudkan bidang ilmu Pendidikan sekolah dasar yang holistic naturalis berlandaskan falsafah silih asah, silih asih, silih asuh yang adaptif dan unggul pada tingkat nasional dan internasional”.
Rumusan visi tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:
- Holistic, berarti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar menerapkan pendekatan pendidikan yang menekankan pengembangan manusia secara utuh mencakup aspek intelektual, emosional, sosial, fisik, moral, dan spiritual.
- Naturalis, berarti proses belajar di Program Studi PGSD selaras dengan perkembangan alami peserta didik dan lingkungan sekitarnya. Belajar dipandang sebagai pengalaman yang tumbuh secara alami, holistik, dan kontekstual.
- Adaptif, berarti mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.
- Unggul, berarti Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar memiliki posisi terbaik di antara program studi sejenis dari perguruan tinggi lain dalam menghasilkan calon tenaga pendidik di sekolah dasar dan pengelola lembaga Pendidikan Dasar yang berwawasan global.
- Falsafah Sunda dengan prinsip “Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh” merupakan nilai luhur yang diwariskan leluhur masyarakat Sunda. Ketiganya menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis dan penuh kebersamaan. Landasan filosofis kehidupan masyarakat Sunda yang menekankan keseimbangan antara ilmu, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial. Filosofi ini menegaskan bahwa manusia tidak bisa hidup sendiri, melainkan harus membangun kebersamaan, berbagi pengetahuan, menebar kasih, serta menjaga satu sama lain. Berikut penjelasannya:. Silih Asah (Saling Mengasah / Memberi Ilmu) Makna dari silih asah adalah saling mengingatkan, mengajarkan, dan menumbuhkan pengetahuan antar sesama. Nilai ini menekankan pentingnya pendidikan, bimbingan, serta pengembangan diri. Dalam praktiknya, masyarakat Sunda diajak untuk terus belajar, berbagi ilmu, dan memperbaiki diri dengan cara saling menasihati dan membimbing. Silih Asih (Saling Mengasihi / Memberi Kasih Sayang) Silih asih bermakna saling menyayangi, menghargai, dan memperhatikan orang lain. Prinsip ini menekankan pada nilai cinta kasih, empati, serta toleransi. Dengan mempraktikkan silih asih, masyarakat bisa hidup rukun, saling membantu, serta menjaga kerukunan antar individu maupun kelompok. Silih Asuh (Saling Mengasuh / Memberi Perlindungan) Silih asuh berarti saling melindungi, membimbing, dan bertanggung jawab terhadap sesama. Nilai ini menekankan aspek kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan, di mana orang yang lebih kuat, lebih tua, atau lebih mampu, memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga dan melindungi yang lemah atau lebih muda.
- Tingkat Nasional, berarti pengembangan ilmu yang diakui, bermanfaat, dan berdampak luas bagi pendidikan Indonesia, baik melalui inovasi pembelajaran, publikasi, maupun kontribusi nyata pada pemecahan masalah pendidikan dasar.
- Tingkat internasional, berarti pengembangan ilmu yang berdaya saing global, diakui dalam forum akademik dunia, serta memberi kontribusi melalui riset, publikasi, dan inovasi pendidikan yang relevan bagi masyarakat internasional.
Tujuan dan Strategi Program Studi PGSD
- Menghasilkan pendidik atau calon guru Sekolah Dasar yang adaptif dan unggul dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran dengan pendekatan holistic naturalis, berlandaskan falsafah silih asah, silih asih, silih asuh.
- Menghasilkan asisten peneliti yang adaptif dan unggul dalam memecahkan permasalahan pendidikan di Sekolah Dasar dengan pendekatan holistic naturalis, berlandaskan falsafah silih asah, silih asih, silih asuh.
- Menghasilkan edupreneur yang adaptif dan unggul dalam merancang, mengelola, dan menjalankan usaha pendidikan berlandaskan falsafah silih asah, silih asih, silih asuh.rkait lainya dalam memberdayakan lulusan.
| Tujuan | Strategi |
| Menghasilkan pendidik atau calon guruSekolah Dasar yang adaptif dan unggul dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran denganpendekatan holistic naturalis, berlandaskan falsafah silih asah, silih asih, silih asuh. | Kurikulum dan Pembelajaran Kontekstual Implementasi kurikulum OBE dengan pembelajaran berbasis proyek, literasi lingkungan, dan karakter.Penggunaan metode experiential learning agar mahasiswa terbiasa menghubungkan teori dengan praktik. Penguatan Kompetensi Pedagogik dan Sosial Pengenalan lapangan persekolahan.Simulasi pembelajaran dengan pendekatan holistic naturalis(menghubungkan aspek kognitif, afektif, psikomotorik). Pembinaan Karakter Silih Asah, Asih, Asuh Program mentoring antar mahasiswa dan dosen.Kegiatan pengabdian masyarakat berbasis pendidikan dasar (teaching clinic di desa, sekolah binaan). Evaluasi BerkelanjutanMahasiswa dilatih menggunakan asesmen otentik (portofolio, rubrik, refleksi diri).Penilaian kinerja berbasis peer reviewdan umpan balik kolaboratif. |
| Menghasilkan asisten peneliti yang adaptif dan unggul dalam memecahkan permasalahan pendidikan di Sekolah Dasar dengan pendekatan holistic naturalis, berlandaskan falsafah silih asah, silih asih, silih asuh. | Pembekalan/Pelatihan Penelitian Mata kuliah metodologi penelitianWorkshop metodologi penelitian kualitatif, kuantitatif, dan mixed methods.Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian dosen melalui program research assistant. Fokus pada Permasalahan Riil di Sekolah Dasar Penelitian kolaboratif dengan guru SD terkait literasi, numerasi, dan karakter.Pengembangan instrumen penelitian berbasis kebutuhan lapangan. Integrasi Holistic Naturalis Mengkaji permasalahan pendidikan dari aspek psikologis, sosial, kultural, dan ekologis.Menyusun rekomendasi berbasis local wisdom (nilai kearifan lokal). Diseminasi Hasil Penelitian Publikasi artikel mahasiswa di jurnal ilmiah (Sinta/terakreditasi).Presentasi pada seminar nasional/ internasional pendidikan dasar. |
| Menghasilkan edupreneur yang adaptif dan unggul dalam merancang, mengelola, dan menjalankan usaha pendidikan berlandaskan falsafah silih asah, silih asih, silih asuh. | Pembekalan Kewirausahaan Pendidikan Mata kuliah Edupreneurship dengan fokus pada model bisnis berbasis pendidikan.Studi kasus dan praktik bisnis pendidikan (les, kursus, media pembelajaran digital). Inkubasi Bisnis Mahasiswa Pembentukan Edupreneur Incubatoruntuk mendampingi ide bisnis mahasiswa.Pelatihan manajemen usaha, pemasaran digital, dan keuangan pendidikan. Integrasi Nilai Silih Asah, Asih, Asuh Bisnis yang dikembangkan berorientasi sosial (social entrepreneurship).Model usaha diarahkan agar bermanfaat bagi masyarakat (misalnya: bimbingan belajar gratis bagi anak kurang mampu sebagai bagian CSR). Kolaborasi dan Jejaring Kerjasama dengan sekolah, komunitas, dan lembaga pendidikan.Membuka peluang pendanaan dari mitra atau investor sosial pendidikan. |
